Aku berkenalan dengan Kebun Belakang sudah sejak tahun 2019 lalu. Ketika itu, aku melakukan survey untuk kunjungan kegiatan anak-anak sekolah, sekaligus membawa Raynar melakukan eksplorasi, tentu saja. Ceritanya bisa dibaca di http://hotarukika.com/kebun-belakang/ Pada Oktober 2020, Kebun Belakang menawarkan kegiatan Kebun Komunal. Kegiatan dalam kelompok kecil saat pandemi Covid saat itu benar-benar kubutuhkan. Untuk bersosialisasi di luar rumah, lepas dari rutinitas yang semakin banyak di hadapan layar, dan tentu saja belajar mengenai hal yang baru. Sebenarnya tidak benar-benar baru, aku cukup sering berkegiatan menanam di sekolah. Memelihara beberapa sayuran dengan kitchen regrow. Namun, mengelola sayuran di area kebun yang benar-benar kebun memang baru untukku. Pertama-tama, kuperkenalkanRead More →

Aku sedang membaca buku mengenai makna shalat, buku berjudul ‘Buat Apa Shalat?!’ karya Haidar Bagir cukup banyak membuat merenung. Karena ternyata, jika kita sebagai muslim telah mampu mencapai kesempurnaan shalat, Allah akan memberikan banyak sekali manfaat bagi kehidupan. Namun, kesempurnaan shalat tidak mudah. Karena imbalannya yang sangat luar biasa, tentu usaha yang dilakukannya pun tidak mudah. Kita perlu belajar sepanjang hayat. Kemudian, muncul pertanyaan baru, bagaimana kita bisa dan mampu belajar sepanjang hayat mengenai shalat yang baik jika belum menjadikan shalat suatu kebutuhan yang menyenangkan? Hanya menyimpannya dalam deretan daftar kewajiban semata? Di hari Isra Miraj, aku berkesempatan mengikuti webinar yang diadakan oleh OpenMind ConsultingRead More →