Aku (Jadi) Pembatas Buku

Aku suka mengoleksi buku. Tentu saja untuk dibaca. Aku pasti butuh benda kecil untuk dijadikan pembatas buku. Aku tidak pernah membeli pembatas buku, karena menurutku meskipun aku butuh tapi aku tidak perlu membelinya. Sejak dulu aku menggunakan apa pun untuk dijadikan sebagai pembatas buku ketika membaca. Bahkan aku pernah memakai lembaran uang sebagai pembatas halaman buku yang sedang kubaca. Tapi kemudian aku memanfaatkan beberapa barang bekas atau sisa untuk dijadikan pembatas buku. Mulai dari potongan pita yang diikat di kartu pos yang tidak pernah dipakai, hingga akhirnya mencoba membuat gambar yang dilaminating dan diikat dengan benang wol berwarna-warni. Gambar yang dibuat adalah gambar diri, tapi tentu saja gambar-gambar bisa diubah sesuai selera. Bahan untuk membuatnya pun bisa disesuaikan dengan ketersediaan. Tapi aku selalu ingin memanfaatkan benda-benda yang sudah tidak lagi terpakai.

Selain menggunakan bahan kertas, aku juga pernah membuat pembatas buku dari stik es krim bekas. Sebenarnya ide ini aku dapat dari oleh-oleh pembatas buku Malaysia dari seorang teman. Dan beberapa bulan lalu, aku mendapat pembatas buku yang dibuat dari stik es krim.

Ide-ide pembatas buku semakin beragam setelah aku membuka gudang ide di Pinterest. Dan aku kembali mendapatkan bingkisan mungil berupa pembatas buku dari seorang anak di kelas tahun ini. Koleksi pembatas buku DIY ku pun bertambah.

Aku berencana akan memanfaatkan beberapa karya coretan Raynar untuk dijadikan sebagai pembatas buku. Segera.


Leave a Reply