The Very Hungry Caterpillar a.k.a Harapeko Aomushi dalam bahasa Jepang adalah salah satu judul buku cerita anak yang cukup fenomenal menurutku. Sejak awal menjadi guru, aku sudah mengenal buku ini. Dan ternyata, buku ini memang menjadi Top 100 buku anak pilihan guru saat bercerita. Buku cerita sederhana karya Eric Carle yang memuat banyak sekali hal yang bisa dipelajari oleh anak saat membacanya. Awalnya kupikir buku ini hanya bercerita mengenai proses metamorfosis kupu-kupu. Tapi ketika dibaca kembali berulang-ulang, buku ini juga mengajak pembaca belajar berhitung, mengenal urutan hari dalam seminggu, dan memberi wawasan pada pembaca mengenai makanan ulat yang sebenarnya. Jadi, jika orangtua dan guru inginRead More →

Sudah sejak lama aku menyukai buku cerita anak. Dulu, aku sering membeli buku cerita anak terjemahan. Kini, dengan semakin mudahnya mendapatkan buku anak impor dan makin banyak pula buku cerita anak Indonesia yang bagus-bagus, bacaan buku cerita anakku pun makin beragam. Selain membeli sendiri bukunya, aku juga semakin kerap meminjam buku cerita anak dari perpustakaan untuk variasi bacaan Raynar di rumah. Biasanya, Raynar sering mengajukan permintaan mengenai tema buku yang ingin dibacanya. Misalnya buku tentang dinosaurus, mobil, truk, kereta api, atau binatang-binatang. Beberapa waktu lalu, aku memilihkan buku dengan cover bergambar orang utan untuk dipinjam dari perpustakaan Elmuloka. Seperti biasa, aku akan membacanya duluan sebelumRead More →

Apa yang ada di benakmu saat mendengar ‘KPK’? Apakah deretan nama-nama pejabat yang tertangkap tangan tengah melakukan suap? Atau pejabat klimis dengan rompi berwarna jingga tengah dikelilingi wartawan? Sejak tahun 2013, aku mulai mengenal KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) tidak segarang yang sebelumnya kupikirkan. Aku paham bahwa pendidikan antikorupsi perlu diterapkan sejak dini dan KPK memiliki andil dalam mewujudkannya. Nilai-nilai kebaikan yang disemai pada anak usia dini, merupakan dasar dari pendidikan antikorupsi. Berdasarkan pemikiran tersebut, KPK mulai membuat buku-buku cerita karakter untuk anak yang sangat menarik. Tidak main-main, KPK membuat berbagai program untuk mewujudkan buku cerita anak. Mulai dari mengadakan pelatihan bagi penulis dan juga ilustrator,Read More →

  Judul Buku : GENTAYANGAN Pilih Sendiri Petualangan Sepatu Merahmu Tahun Terbit : Oktober 2017 Kota Terbit : Jakarta Penulis : Intan Paramaditha Jumlah Halaman : 490 halaman Nomor Edisi Terbit : ISBN 978-602-03-77772-8 Novel yang ditulis oleh Intan Paramaditha ini berkisah tentang seorang ‘Kau’. Intan seolah-olah mengajak pembaca menjadi seorang wanita yang berperan dalam cerita yang ia kisahkan. Kau yang memiliki seorang Iblis Kekasih dan mendapatkan hadiah sepasang sepatu merah kutukan. Ketika Kau memakai sepatu merah pemberian Iblis Kekasih, tetiba saja Kau tidak lagi berada di rumah tetapi di sebuah taksi dalam perjalanan menuju entah. Kau seolah-olah hilang ingatan dan kehilangan episode beberapa waktuRead More →

Raynar aka Nenang, sangat suka Dinosaurus. Hal ini bermula ketika liburan pulang kampung ke Jogja 2017 lalu. Aku mengajaknya masuk ke wahana Dinosaurus di Taman Pintar. Sejak saat itu, segala sesuatu seringkali dihubungkan dengan Dinosaurus. Minatnya terhadap Dinosaurus yang semakin kuat, membuatku juga jadi senang membeli banyak buku cerita anak untuk Raynar bertema Dinosaurus, meminjam buku dari perpustakaan tetang Dinosaurus, membeli mainan miniatur Dinosaurus, mengajaknya berkarya membuat Dinosaurus, hingga bermain dramatisasi Dinosaurus. Raynar dan Babah di Taman Pintar Jogja Seperti biasanya, buku untukku adalah media paling mudah untuk memulai segala hal. Mengajak Raynar bermain dengan Dinosaurus tentu perlu mengajaknya terlebih dulu ‘belajar’ mengenai apa DinosaurusRead More →

Masih ingat dengan program berbagi buku ‘Books On The Go’ Indonesia? Sedikit ceritanya pernah kuulas di siniĀ (silakan diklik ya). Sejak Ramadhan tahun lalu, aku ikut terlibat menjadi Peri Buku, menyebarkan buku-buku bacaan yang menjadi favoritku di beberapa tempat tersembunyi meskipun tidak semuanya tersembunyi sebenarnya. Aku hanya meninggalkan buku-buku tersebut agar diadopsi oleh orang-orang yang menemukannya. Setelah sebelumnya aku menyebar 5 buku, selanjutnya aku menyebar kembali 5 buku. Sehingga total buku yang kusebar di tahun ini tepat sebanyak 10 buah buku. Di bulan Oktober lalu, entah apa yang membuatku pergi bekerja dengan mengendarai angkot. Tapi hal tersebut merupakan kesempatan bagiku untuk meninggalkan buku untuk diambil penumpangRead More →

Aku dan Kak Rara, penulis novel ‘Please Be Mine’ Berawal dari butuh-bacaan-ringan-di kala-sibuk-banget-dan-gak-mau-mikir, aku menjatuhkan pilihan bacaan pada ‘Please Be Mine’ karya kak Rara a.k.a Eugenia Rakhma. Aku tahu kak Rara baru menerbitkan buku dari kabar di story dan feed akun instagramnya. Dari ulasan orang-orang yang sudah membacanya, sepertinya buku ini seru. Sebelumnya, yang kutahu, kak Rara menulis buku bertema parenting. Tapi ternyata, kak Rara menguasai semua usia pembaca. Dari anak-anak, remaja, bahkan orangtua. Dan buku ‘Please Be Mine’ ini adalah novel untuk remaja. Ngapain cobak, mamak-mamak seperti aku baca buku novel remaja? Ya berawal dari butuh bacaan ringan tadi. Lalu, apa salahnya juga mengingatRead More →

Gadis Bahagia, setiap hari bangun dengan bintang di mata dan bunga di hati. Burung-burung tak ragu bertengger menyanyi di kepalanya, ikut bergerak menyelaraskan dengan ayunan langkah kaki Gadis Bahagia ke arah bukit Matahari di Timur negeri. Sesampainya Gadis Bahagia di bukit, ia duduk di antara rerumputan yang tinggi. Kepalanya nyaris tenggelam tak kelihatan. Gadis Bahagia duduk menanti matahari sampai bentuknya sempurna. Ia sabar menanti dengan senyum yang terus disunggingkan. Burung-burung sesekali terbang berputar di atas kepalanya dan hinggap lagi di kepala. Rasanya, matahari hari ini lebih lambat datang dari biasanya. Jalanan biasanya belum macet, mungkin ia kehabisan tiket kereta. Gadis Bahagia menanti dengan gembira, iaRead More →

[et_pb_section admin_label=”section”][et_pb_row admin_label=”row”][et_pb_column type=”4_4″][et_pb_text admin_label=”Text” background_layout=”light” text_orientation=”left” use_border_color=”off” border_color=”#ffffff” border_style=”solid”] Pada kegiatan PLPG yang lalu, aku membuat bigbook sebagai media pembelajaran. Ide pembuatan bigbook itu muncul karena sebelumnya aku pernah membuat buku sejenis. Aku dan beberapa teman membuat sendiri sebuah buku berukuran besar bertema pertemanan. Buku ini menceritakan tentang sifat-sifat baik seorang teman yang disukai. Aku membuatnya menjadi semacam cerita fabel dengan tokoh-tokoh cerita binatang-binatang hutan. Ceritanya yang sederhana dan pendek, diharapkan dapat mudah dimengerti oleh anak-anak ketika dibacakan. Dan bisa dibaca sendiri oleh anak-anak yang baru saja bisa membaca cerita. Pembuatan buku ini diawali dengan membuat mindmap agar dapat mempermudah memetakan jalan cerita danRead More →

Selama 12 hari, aku mengikuti masa karantina dalam program pendidikan dan latihan profesi guru. Program ini biasa dikenal dengan PLPG. Selama 12 hari itu, aku banyak belajar dan mendalami ilmu pedagogik dan pendalaman ilmu pendidikan anak usia dini. Selain itu, aku juga mengikuti beberapa workshop untuk mengembangkan keterampilan dalam mengajar anak-anak di sekolah. Salah satu workshop yang menjadi favoritku adalah pembuatan media untuk kegiatan pembelajaran. Di sini, semua guru dituntut untuk berpikir kreatif tapi juga bekerja efektif. Bagaimana caranya setiap guru dapat membuat dua media pembelajaran tapi dalam waktu singkat. Kira-kira waktu yang disediakan di kelas hanya sekitar 8 jam, kecuali jika guru-guru rela untukRead More →