Kakak Teduh berbaju merah, meminjamkan Raynar mainan. Ini adalah cerita beberapa bulan lalu. Sewaktu Raynar ikut aku  pelatihan, di lokasi Raynar berkenalan dengan kakak yang usianya setahun di atasnya. Namanya kakak Teduh. Sesuai namanya, kakak Teduh bisa bikin Raynar teduh selama pelatihan berlangsung. Gak rungsingan meski menunggu lama. Kakak Teduh membawa beberapa mainan yang dia pinjamkan ke Raynar. Mengajak Raynar main sama-sama dan berinteraksi. Kakak Teduh berusaha sabar mendengar ucapan Raynar yang belum semuanya jelas (waktu itu Raynar masih usia 1 tahun 7 bulan). Sesekali kakak Teduh bertanya, “Dia bilang apa? Ga ngerti.” Lalu aku jelaskan dan kakak Teduh merespon Raynar sesuai penjelasanku. Manisnya.  Read More →

Setiap orangtua, di mana pun mereka berada, tentunya menginginkan anak-anaknya menjadi kebanggaan bagi keluarganya. Tetapi tidak semua yang terjadi sesuai dengan harapan, atau tampaknya tidak sesuai dengan harapan. Segala bentuk nasihat dan petuah sudah dikerahkan mati-matian tetapi mengapa (menurut orangtua) anak-anak tidak juga mengerti apa yang seharusnya mereka lakukan.   Sesungguhnya, semua kata-kata orangtua pada anaknya akan selalu tertanam dalam benak mereka, seakan-akan seluruh perkataan orangtua menghipnotisnya. Hanya saja bagaimana kata-kata orangtua agar dapat tertanam dengan makna positif pada benak anak-anak hingga mereka dewasa kelak. Ungkapan-ungkapan yang sering dilontarkan oleh orangtua akan menjadi semacam pola pembentukan yang dialami oleh anak-anak dalam proses pertumbuhan mereka. BaikRead More →

[et_pb_section admin_label=”section”][et_pb_row admin_label=”row”][et_pb_column type=”4_4″][/et_pb_column][/et_pb_row][et_pb_row admin_label=”Row”][et_pb_column type=”1_3″][et_pb_image admin_label=”Image” src=”http://hotarukika.com/wp-content/uploads/2017/04/page.jpg” show_in_lightbox=”off” url_new_window=”off” use_overlay=”off” animation=”left” sticky=”off” align=”left” force_fullwidth=”off” always_center_on_mobile=”on” use_border_color=”off” border_color=”#ffffff” border_style=”solid”] [/et_pb_image][/et_pb_column][et_pb_column type=”2_3″][et_pb_text admin_label=”Text” background_layout=”light” text_orientation=”left” use_border_color=”off” border_color=”#ffffff” border_style=”solid”] Pada usia dini, perkembangan sensori motor sangat penting serta menjadi perhatian khusus. Anak usia dini mulai belajar menggunakan seluruh indera tubuhnya serta mencoba bergerak menggunakan seluruh anggota tubuhnya. Sejak Raynar mulai bergerak lebih luas (baca : mahir merangkak), aku mulai mengamati kebutuhan sensorinya secara alamiah. Raynar sering merangkak menuju tempat bertekstur yang tidak biasa ia temukan di dalam rumah. Saat bermain ke rumah sepupunya pun, ia lebih lama diam di rumput halaman belakang. Saat Raynar mulai berjalan, permintaannyaRead More →

[et_pb_section admin_label=”section”][et_pb_row admin_label=”row”][et_pb_column type=”1_3″][et_pb_image admin_label=”Image” src=”http://hotarukika.com/wp-content/uploads/2017/03/10_KESALAHAN_ORANGTUA_DALAM_MENDIDIK_ANAK___KEVIN_STEEDE.jpg” show_in_lightbox=”off” url_new_window=”off” use_overlay=”off” animation=”left” sticky=”off” align=”left” force_fullwidth=”off” always_center_on_mobile=”on” use_border_color=”off” border_color=”#ffffff” border_style=”solid” /][/et_pb_column][et_pb_column type=”2_3″][et_pb_text admin_label=”Text” background_layout=”light” text_orientation=”left” use_border_color=”off” border_color=”#ffffff” border_style=”solid”] Tulisan ini merupakan resume dari sebuah buku hebat yang saya baca. Buku berjudul asli ‘10 Most Common Mistake Good Parents Make: And How to Avoid Them‘ berdasarkan kisah nyata seorang psikolog bernama Kevin Steede, Ph. D yang menangani kliennya. Buku ini telah diterjemahkan dalam bahasa Indonesia dengan judul ’10 Kesalahan Orangtua dalam Mendidik Anak + Solusi Bijak untuk Menghindarinya’. Dalam kehidupan sehari-hari, saya banyak sekali menemukan kasus ‘anak nakal’ yang jika ditelusuri sumbernya, ‘kenakalan’ tersebut biasanya berawal dari kesalahan orangtua dalam pengasuhanRead More →

Kemampuan anak dalam berbahasa sangat penting untuk mendukung kemampuannya dalam berbagai hal. Bahasa merupakan bekal bagi anak untuk dapat berkomunikasi dengan orang lain. Kemampuan anak dalam berpikir pun dapat terukur jika diungkapkan dalam bentuk bahasa. Sebelum anak dapat mempelajari pengetahuan-pengetahuan lain, ia perlu menggunakan bahasa agar dapat memahami serta mengungkapkan ide pikirannya dengan baik. Berbahasa dipelajari sejak bayi melalui tangisan, senyum, serta gerakan tubuh. Semakin bertumbuh anak, maka keterampilan berbahasa pun semakin berkembang menjadi bahasa lisan, tulisan, isyarat, dan ekspresi wajah. Dalam perkembangannya, kemampuan berbahasa anak diawali dengan pemahaman, perbendaharaan kata, mampu menyusun kata menjadi kalimat, dan mengucapkannya. Ada kalanya, anak-anak mengalami hambatan atau kesulitanRead More →