Stellaluna

Stellaluna adalah nama seekor anak kelelawar. Saat ia dan induknya terbang, tiba-tiba saja mereka melihat seekor burung hantu yang menukik menuju mereka. Stellaluna dan induknya terbang menghindar dan mereka pun jatuh terpisah. Stellalunaย bertahan di sebuah ranting menunggu ibunya kembali tapi Stellaluna tidak bisa bertahan dan akhirnya jatuh ke dalam sarang burung. Stellaluna pun akhirnya hidup bersama anak-anak burung dan dirawat oleh induk burung.

Tapi Stellaluna tetaplah seekor kelelawar, meski ia berusaha makan serangga yang diberi oleh induk burung, ia tidur dengan bergelantungan dan membuat anak-anak burung penasaran ingin ikut bergelantungan. Induk burung menegurnya agar tidak mengajari anak-anak burung tidur bergelantungan dengan kakinya. Stellaluna pun kemudian berusaha hidup seperti burung, bangun di pagi hari dan tidur di malam hari selain ia harus makan serangga dengan mata tertutup.

Bagian haru di buku ini adalah ketika pada akhirnya Stellaluna bertemu kembali dengan ibunya yang selamat dari serangan burung hantu. Mereka berpelukan sambil bergelantungan di dahan.

Meski Stellaluna sudah bertemu ibunya, ternyata ia tidak lupa dengan anak-anak burung. Mereka bertualang bersama, saling melindungi, dan menemukan hal-hal seru.

***

Stellaluna adalah buku cerita bergambar yang kutemukan tak sengaja di perpustakaan. Aku meminjam buku ini hingga dua kali karena keseruan, lucu, dan haru yang bercampur dalam sebuah cerita. Buku yang terbit pertama kali di tahun 1994 ini telah diterjemahkan dalam beberapa bahasa dan dibuat filmnya di tahun 2001.

Buku ini, selain cerita imajinasinya yang menarik, juga memberikan informasi tentang perbedaan waktu hidup antara burung dan kelelawar, jenis makanan, dan cara mereka hidup.


Leave a Reply