Gadis Bahagia, setiap hari bangun dengan bintang di mata dan bunga di hati. Burung-burung tak ragu bertengger menyanyi di kepalanya, ikut bergerak menyelaraskan dengan ayunan langkah kaki Gadis Bahagia ke arah bukit Matahari di Timur negeri. Sesampainya Gadis Bahagia di bukit, ia duduk di antara rerumputan yang tinggi. Kepalanya nyaris tenggelam tak kelihatan. Gadis Bahagia duduk menanti matahari sampai bentuknya sempurna. Ia sabar menanti dengan senyum yang terus disunggingkan. Burung-burung sesekali terbang berputar di atas kepalanya dan hinggap lagi di kepala. Rasanya, matahari hari ini lebih lambat datang dari biasanya. Jalanan biasanya belum macet, mungkin ia kehabisan tiket kereta. Gadis Bahagia menanti dengan gembira, iaRead More →