Ketika memutuskan untuk melakukan perjalanan ke luar negeri, yang pertama dipikirkan pastinya adalah kehalalan makanannya. Itu pun yang aku pikirkan saat akan melakukan perjalanan ke Tokyo karena aku memang agak sulit kalau kelaparan. Hehe… Di Tokyo sebenarnya sudah cukup banyak makanan dan tempat makan yang halal baik yang sudah tersertifikasi maupun yang belum. Karena di Jepang, pengurusan sertifikat halal kabarnya cukup sulit dengan langkah yang cukup panjang. Karena itu, selain mencari tempat makan halal, aku pun membawa beberapa bekal makanan yang bisa kusimpan di hotel atau dibawa di dalam tas selama perjalanan. Seperti biskuit, cereal, susu, minuman coklat, dan kopi.  Hal ini penting untuk mengantisipasiRead More →

Sudah lama aku tidak pulang kampung. Sejak awal menikah, akhirnya kembali pulang ke kampung halaman setelah anak sudah 1.5 tahun usianya. Rencana ini sekaligus liburan kami bertiga dan lanjutan stimulasi eksplorasi serta menambah wawasan Raynar mengenai hal baru. Raynar yang sudah semakin banyak berkomunikasi, bertanya mengenai ini dan itu, serta mulai mempunyai banyak hal favorit, tentunya sudah harus semakin difasilitasi. Jadi, pulang kampung, liburan, serta stimulasi dilakukan sekaligus. Aku lahir di Jogja, meski tidak besar di Jogja. Tapi Jogja adalah salah satu destinasi wisata favorit kami (dan pastinya semua orang). Apalagi semakin hari, tujuan wisata di Jogja semakin berkembang banyak. Kampung wisata baru banyak bermunculan.Read More →

Sejak hadirnya Raynar di antara aku dan Babah, kami rasanya agak sulit untuk bepergian dengan jarak jauh. Kesulitannya lebih banyak karena kecemasan kami sendiri kurasa. Waktu Raynar masih bayi, ingin rasanya mengajak dia menengok eyang-eyangnya di Kediri Jawa Timur, tapi kami kemudian memikirkan transportasi yang akan dipilih. Naik mobil sudah jelas tidak akan jadi pilihan. Raynar yang masih bayi perlu lebih dari sekedar Bubunya yang mengasuh selama perjalanan. Naik kereta akan menghabiskan waktu kurang lebih 17 jam dan membayangkannya saja kami tidak sanggup. Naik pesawat tidak bisa langsung mendarat di depan rumah eyang, jarak dari bandara Juanda sampai Kediri cukup jauh dan belum dibayangkan macetnyaRead More →