Di sebuah negeri yang ceria bernama Negeri Tertawa, hiduplah seorang penyihir tua baik hati bernama Wata-Wata. Ia ingin berlibur berwisata ke negeri lain dan berbagi keceriaan. Wata-Wata mengenakan jubah biru cemerlang miliknya. Lalu ia berangkat ke arah Barat seorang diri. Wata-Wata yang sangat bahagia, kini sudah tidak pernah menggunakan mantra sihirnya. Maka ia berjalan kaki seperti manusia kebanyakan ketika akan pergi ke suatu tempat. Setelah beberapa waktu, Wata-Wata tiba di negeri yang tampak suram. Semua di negeri itu berwarna abu-abu, sepi, dan tidak ada suara tawa. Wata-Wata bertemu dengan sepasang raja dan ratu Negeri Abu-Abu itu di depan sebuah puri suram berwarna abu-abu. Wajah merekaRead More →

Ada suatu negeri suram. Semua warna di sana abu-abu. Pondok-pondok abu-abu, pohon serta semua tanaman abu-abu, semua penduduk memakai pakaian abu-abu, dan wajah mereka pun turut suram. Negeri itu dikenal dengan sebutan Negeri Abu-abu. Negeri itu sangat sepi, tidak pernah terdengar suara tawa dan anak-anak yang bermain atau bernyanyi. Hanya suara angin lirih yang meniup daun-daun berwarna abu-abu berguguran. Raja Ling-Ling dan Ratu Lung-Lung keluar dari purinya yang juga berwarna abu-abu. Mereka merasa bosan namun bingung dengan apa yang akan dilakukan. Mereka hanya jalan-jalan berputar mengelilingi taman bunga yang juga berwarna abu-abu. “Raja, apa yang harus kita lakukan? Aku bosan merasa sedih dan suram. ApakahRead More →

[et_pb_section admin_label=”section”][et_pb_row admin_label=”row”][et_pb_column type=”4_4″][et_pb_text admin_label=”Text” background_layout=”light” text_orientation=”left” use_border_color=”off” border_color=”#ffffff” border_style=”solid”] Pernahkah terpikir untuk membuat hiasan pesta sendiri? Beberapa tahun lalu, saya pernah datang menghadiri pesta ulang tahun anak usia 6 tahun. Di rumahnya hiasan pesta semuanya nyaris dibuat sendiri. Taman belakang rumah dihiasi garland berwarna-warni yang digunting sendiri oleh anak yang berulang tahun. Mungkin dia lembur selama seminggu demi perayaan ulang tahunnya tapi ini sesuatu yang menarik. Bahkan souvenir yang diberikan pada semua tamu yang datang adalah sebuah cangkir bergambar karya-karyanya. Tiap tamu mendapatkan gambar yang berbeda. Terbayang stok karyanya banyak sekali. Bahkan di akhir pesta ulang tahun, anak 6 tahun itu menjual banyak karya-karyanyaRead More →

Kemampuan anak dalam berbahasa sangat penting untuk mendukung kemampuannya dalam berbagai hal. Bahasa merupakan bekal bagi anak untuk dapat berkomunikasi dengan orang lain. Kemampuan anak dalam berpikir pun dapat terukur jika diungkapkan dalam bentuk bahasa. Sebelum anak dapat mempelajari pengetahuan-pengetahuan lain, ia perlu menggunakan bahasa agar dapat memahami serta mengungkapkan ide pikirannya dengan baik. Berbahasa dipelajari sejak bayi melalui tangisan, senyum, serta gerakan tubuh. Semakin bertumbuh anak, maka keterampilan berbahasa pun semakin berkembang menjadi bahasa lisan, tulisan, isyarat, dan ekspresi wajah. Dalam perkembangannya, kemampuan berbahasa anak diawali dengan pemahaman, perbendaharaan kata, mampu menyusun kata menjadi kalimat, dan mengucapkannya. Ada kalanya, anak-anak mengalami hambatan atau kesulitanRead More →