Books On The Go Indonesia

Masih ingat dengan program berbagi buku ‘Books On The Go’ Indonesia? Sedikit ceritanya pernah kuulas di sini (silakan diklik ya). Sejak Ramadhan tahun lalu, aku ikut terlibat menjadi Peri Buku, menyebarkan buku-buku bacaan yang menjadi favoritku di beberapa tempat tersembunyi meskipun tidak semuanya tersembunyi sebenarnya. Aku hanya meninggalkan buku-buku tersebut agar diadopsi oleh orang-orang yang menemukannya. Setelah sebelumnya aku menyebar 5 buku, selanjutnya aku menyebar kembali 5 buku. Sehingga total buku yang kusebar di tahun ini tepat sebanyak 10 buah buku.

Di bulan Oktober lalu, entah apa yang membuatku pergi bekerja dengan mengendarai angkot. Tapi hal tersebut merupakan kesempatan bagiku untuk meninggalkan buku untuk diambil penumpang selanjutnya. Buku keenam yang kutinggalkan di angkot waktu itu adalah cerita favorit detektif anak-anak pada masanya.

Lalu selanjutnya, saat mampir ke ATM di perjalanan pulang, aku menyimpan buku di atas mesin ATM. Meski tampaknya kurang terlihat oleh orang-orang yang melakukan transaksi di ATM, tapi ternyata tidak lama buku itu pun telah berpindah tangan.

Apa kamu bisa menemukan buku yang kutinggalkan?

Selanjutnya, aku membaca cerita novel bergenre remaja yang ditulis oleh seorang teman. Ceritanya sangat seru dan membuatku mengingat masa-masa remaja dulu. Tapi sayangnya, ketika novel itu belum juga selesai dibaca, lembaran-lembaran buku basah terkena air hujan. Sebagai kolektor, aku hanya akan menyimpan buku dengan kondisi fisik buku yang baik. Karena suatu saat nanti, buku-buku tersebut akan ada di perpustakaan yang kubuat sendiri. Akhirnya, aku pun membeli lagi buku novel yang sama dan setelah novel lamanya kering, aku memang berniat untuk menyebarkan buku itu.

  

Aku ingin buku yang kusebarkan memiliki sasaran pembaca yang berbeda-beda. Setelah novel remaja yang akan kusembunyikan, Selanjutnya adalah buku bertema parenting dan juga politik.

Kira-kira siapa ya yang menemukan buku-buku yang kusembunyikan? Kamu menemukan buku-buku itu? Setahun 10 buku, semoga tahun depan jumlahnya akan meningkat agar lebih banyak lagi orang-orang yang minat membacanya bertumbuh.


Leave a Reply